SURABAYA–Jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) asal Malaysia tercatat mendominasi kunjungan ke Jawa Timur. Pada Agustus 2015, di antara 18.311 kunjungan, ada 3.654 kunjungan wisman asal Malaysia.
“Jumlah kunjungan wisman asal Malaysia pada Agustus naik 21,84 persen dari Juli 2015 yang hanya 177.134 kunjungan,” ujar Kepala Badan pusat Statistik (BPS) Jatim M. Sairi Hasbullah kemarin (3/10).
Berdasar survei yang dilakukan BPS Jatim pada Agustus 2015, selain wisman Malaysia, jumlah wisman Singapura menempati peringkat kedua dengan 2.183 kunjungan atau naik 95,26 persen. Wisman Tiongkok menyusul dengan 1.956 kunjungan atau naik sekitar 30,84 persen dari Juli 2015.
Jumlah kunjungan wisman Taiwan pada Agustus lalu mencapai 947 kunjungan atau naik dari Juli 2015 yang mencapai 931 kunjungan. Sisanya berasal dari jepang, thailand, india, Amerika Serikat, Korea Selatan, dan hongkong.

foto: RUDIANTO/RADAR SURABAYA.
Secara kumulatif, jumlah wisman yang berkunjung ke Jatim melalui Bandara Internasional Juanda mencapai 129.574 kunjungan. Jumlah itu mengalami penurunan 10,43 persen dari jumlah kunjungan wisman periode yang sama pada 2014 yang mencapai 144.664 kunjungan.
Kedatangan wisman ke Jatim juga membawa dampak positif bagi industri perhotelan di Jatim. Tingkat penghunian kamar (TPK) hotel berbintang di Jatim pada Agustus 2015 mencapai 57,15 persen atau naik 8,95 poin dari TPK pada Juli 2015 yang mencapai 48,20 persen. “Menurut klasifikasi bintang, TPK hotel berbintang lima pada Agustus 2015 mencapai 64,12 persen. Itu merupakan TPK tertinggi jika dibandingkan dengan TPK hotel berbintang lainnya,” terangnya. TPK bintang empat sebesar 60,36 persen, diikuti hotel bintang satu sebesar 56,60 persen, bintang tiga sebesar 53,45 persen, dan hotel bintang dua sebesar 53,29 persen. (rud/c1/rif/radarsurabaya)






