Bersama bogor, Bandung telah menjadi destinasi wisata favorit di kawasan Jawa Barat. Pasalnya, Kota Kembang tersebut memang memiliki banyak pilihan tempat untuk liburan. Bahkan, tidak sedikit tempat wisata yang tidak mengenakan tiket masuk alias gratis, salah satunya Babakan Siliwangi. Spot ini menawarkan panorama hutan di tengah perkotaan, dengan udara yang sejuk, sehingga pas sebagai tempat refreshing maupun selfie.
Menjadikan Bandung sebagai lokasi liburan memang tepat. Pasalnya, ibu kota Provinsi Jawa Barat tersebut sudah dikenal memiliki beberapa ragam wisata, seperti wisata budaya, alam, belanja, dan kuliner. Bahkan, sebuah survei independen yang dilakukan CNN Indonesia pada tahun 2015 silam menempatkan Bandung sebagai salah satu destinasi favorit di kawasan Asia setelah bangkok, Seoul, dan Mumbai.[1]
Ada banyak spot wisata yang bisa Anda temukan saat liburan di Bandung. Untuk mereka yang doyan belanja, bisa langsung meluncur ke kawasan Dago. Tidak cuma shopping, ada sejumlah hal lain yang dapat Anda lakukan selama di daerah tersebut. Anda bisa berkunjung ke Kampung Wisata Seni Dago yang menyajikan seni tari, seni rupa, seni musik, seni sastra, seni lukis, hingga seni drama atau teater.[2] Selain itu, Anda pun bisa datang ke Kampung Wisata Dago Pojok, yang sudah didukung dengan fasilitas seperti warung kuliner dan homestay.[3]
Lokasi Babakan Siliwangi
Sementara itu, untuk traveler yang ingin menikmati suasana alam di perkotaan dengan biaya murah, Babakan Siliwangi bisa menjadi referensi yang menarik. Ini adalah sebuah hutan kota yang terletak di Kelurahan Lebak Siliwangi, Kecamatan Coblong, Kota Bandung, tepatnya berada di Jalan Tamansari No. 90, dekat dengan Simpang Dago dan kampus ITB (Institut Teknologi Bandung).
Apabila wisatawan bertolak dari Stasiun Bandung, bisa berkendara sekitar 13 menit saja menuju hutan kota tersebut. Sementara itu, jarak Babakan Siliwangi dari Stasiun Kiaracondong berkisar 8,4 km, sedangkan perjalanan dari terminal Cicaheum kira-kira 20 menit menggunakan kendaraan bermotor, dan jarak dari Alun-Alun Bandung hanya 5,5 km.
Tidak cuma dekat sejumlah pusat transportasi, Babakan Siliwangi juga berada tidak jauh dari sejumlah spot populer lainnya di Bandung. Jarak hutan kota ini menuju Cihampelas Walk cuma 3 km, sedangkan perjalanan menuju Kebun Binatang Bandung hanya 11 menit berjalan kaki. Jika pelancong hendak berwisata ke Teras Cikapundung BBWS, bisa berjalan kaki selama 7 menit dari spot ini.
Pesona Babakan Siliwangi
Kawasan Babakan Siliwangi kabarnya merupakan lembah yang dibentuk Sungai Cikapundung sejak puluhan ribu tahun yang lalu, sehingga banyak masyarakat Bandung yang menganggap kawasan ini dianggap sebagai warisan alam bagi kota Bandung. Daerah ini sudah eksis sejak zaman penjajahan Belanda, dikenal sebagai kawasan sabuk hijau Bandung dengan nama Lebak Gede.
Secara umum, Babakan Siliwangi adalah ruang terbuka hijau atau RTH yang punya fungsi ekologis dan sosial, yang tergolong cukup besar di Bandung.[4] Bagi mereka yang ingin dekat dengan alam, tetapi enggan pergi jauh-jauh dari Kota Bandung, bahkan masih malas bepergian ke daerah Lembang misalnya, maka tempat wisata ini menjadi pilihan yang tepat.
Dilansir dari website resmi Pemerintah Kota Bandung, Babakan Siliwangi memiliki forest walk yang akan membuat pengunjung serasa berada di dalam hutan. Forest walk menyajikan fasilitas bagi pejalan kaki untuk menikmati suasana hutan kota yang terbentang sekitar 2 km. Wahana ini terdiri dari jalur khusus pejalan kaki yang terbuat dari kayu, didesain mengelilingi Taman Babakan Siliwangi.
Masih menurut referensi yang sama, Forest Walk di Taman Kota Babakan Siliwangi dibuat dengan konsep kelas dunia yang biasa dilakukan di seluruh dunia. Forest walk ini pun diyakini sebagai salah satu yang terpanjang di ASEAN. Mereka yang datang ke taman ini, bisa menikmati suasana segar area hutan. Traveler bisa berjalan-jalan, olahraga, maupun melakuan swafoto tanpa harus menembus lebatnya hutan.
Tiket Masuk Babakan Siliwangi
Lalu, berapa biaya yang diperlukan untuk bisa berkunjung ke Babakan Siliwangi dan menikmati pesonanya? Dilansir dari berbagai sumber, termasuk bocoran sejumlah wisatawan, Babakan Siliwangi hingga detik ini tidak mengenakan tiket masuk alias gratis. Namun, pengunjung harus menyiapkan dana untuk tarif parkir apabila membawa kendaraan pribadi. Sebagai informasi tambahan, Babakan Siliwangi beroperasi setiap hari mulai pukul 08.00 sampai 18.00 WIB.
[1] Triani, Ananda Risya, Andreas Rio Adriyanto, Deny Faedhurrahman. 2018. Media Promosi Bisnis Potensi Wisata Daerah Bandung dengan Aplikasi Virtual Reality. Jurnal Bahasa Rupa, Vol. 1(2): 136-146.
[2] Hidayat, Dasrun, dkk. 2018. Representasi Kampung Seni Dago sebagai Objek Wisata Kota Bandung. Jurnal ABDIMAS BSI, Vol. 1(1): 39-44.
[3] Ramadhana, Bayudhira, Parino Rahardjo, Irwan Wipranata. 2019. Penataan Kampung Wisata Kreatif Dago Pojok Bandung. Jurnal Stupa, Vol. 1(2): 2313-2322.
[4] Ridwan, Imam M. dan Dody Achmad. 2012. Destination Branding Hutan Babakan Siliwangi. Jurnal Tingkat Sarjana Bidang Senirupa dan Desain ITB, Vol. 1(1).
