Kalau Anda suka berwisata di air terjun, wilayah Malang Raya memang dikenal sebagai lokasinya. Ada deretan air terjun atau coban yang populer bagi wisatawan, mulai dari Coban Putri, Coban Rais, Coban Rondo, Coban Glotak, hingga Coban Pelangi. Kali ini, kami akan merekomendasikan Coban Bidadari sebagai destinasi yang bisa Anda kunjungi pekan ini. Coban Bidadari bahkan kerap dijadikan spot selfie wisatawan dari berbagai daerah.
Selintas Coban Bidadari memang masih terdengar asing oleh sebagian orang. Bagi Anda yang belum tahu, objek wisata ini berada di Desa Gubuk Klakah, Kabupaten Malang. Desa Gubugklakah juga dikenal sebagai desa wisata yang memang tak asing di telinga wisatawan, karena lokasinya tepat di kaki gunung Bromo. Desa yang lebih dikenal dengan singkatan DWG menyajikan panorama alam dan kesejukan khas daerah pegunungan.
Penamaan Gubugklakah pada desa ini ternyata tak sembarangan. Pada zaman dahulu, nama Gubuk Klakah diberikan pada desa ini sebagai simbol kemiskinan yang membelit penduduknya pada masa tersebut. Gubugklakah, berasal dari kata ‘gubug’ dan ‘klakah’. Gubug berarti tempat tinggal sederhana, dan klakah berarti bambu yang dibelah dua. Gubuk Klakah berarti tempat tinggal sederhana yang terbuat dari bambu yang dibelah.
Satu dari banyaknya keistimewaan Desa Gubuk Klakah, yakni adanya air terjun yang eksotis dengan nama Coban Bidadari. Coban yang diresmikan pada 2017 ini juga menawarkan view air terjun yang segar dengan rindangnya pepohonan di sekitarnya. Bahkan, di beberapa area Coban Bidadari kini telah disulap sebagai spot foto instagramable yang tentunya menarik para wisatawan untuk berswafoto.
Mitos Coban Bidadari
Cerita yang beredar di masyarakat, awal mula Coban Bidadari adalah karena ada seorang petani yang tidak sengaja melihat wanita cantik yang sedang berada di bawah air terjun. Petani yang penasaran dan terkesima dengan kecantikannya, kemudian bergegas mendekati air terjun tersebut. Namun setelah berada di lokasi air terjun, wanita yang sangat cantik tersebut ternyata sudah tidak ada. Diduga perempuan tersebut adalah seorang bidadari. Kisah seorang bidadari tersebut kemudian menjadi asal-usul penamaan Coban Bidadari.
Seiring waktu, pihak pengelola secara kreatif mengembangkan Coban Bidadari sebagai spot foto yang tak kalah menarik dari tempat wisata lainnya. Kalian bisa mengajak teman atau keluarga berfoto-foto di Coban Bidadari atau sekadar menghabiskan waktu liburan di sana. Bagi yang penasaran lokasi Coban Bidadari, berikut akses menuju salah satu air terjun indah di Kabupaten Malang ini.
Rute Coban Bidadari
Coban Bidadari berada di Desa Gubuk Klakah, Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang. Jika berangkat dari Terminal Arjosari, maka diperkirakan Anda akan membutuhkan waktu sekitar 50 menit perjalanan dengan jarak 30 km. Dari Terminal Arjosari, Anda bisa bergerak menuju Jl. Raden Intan, Jl. Raden Panji Suroso, Jl. LA Sucipto, hingga menuju Jl. Raya Wendit.
Dari Wendit, Anda bisa mengikuti jalan menuju Jl. Raya Pakis hingga Jl. Raya Jeru. Setelah melaju sekitar 1,6 km, Anda akan masuk ke Jl. Malangsuko menuju Jl Pahlawan Tim, dan mengikuti Jl. Raya Tumpang. Setelah menemui perempatan Jl. Raya Tumpang, kalian bisa belok kiri menuju Desa Gubuk Klakah dan mengikuti jalan sebelum masuk gerbang Taman Nasional Bromo Tengger Semeru.
Tak jauh dari sana, Anda akan menemukan papan penunjuk Coban Bidadari. Tenang saja, di sana ada banyak warga sekitar yang siap memandu Anda. Meski harus berjalan cukup jauh, dijamin tak akan bosan karena setiap tempat dapat menghipnotis Anda untuk mengabadikan foto di sana. Lalu, apa saja daya tarik yang ditawarkan Coban Bidadari?
Daya Tarik Coban Bidadari
Daya tarik Coban Bidadari adalah kejernihan air terjunnya. Jika beruntung, Anda dapat menyaksikan fenomena pelangi yang membias di sekitar air terjun. Kondisi Coban Bidadari masih sangat alami dengan udara yang sejuk, serta view pegunungannya. Tak hanya view alam yang dapat dijadikan background foto Anda, beberapa spot Coban Bidadari tersedia, seperti sayap bidadari, rumah pohon, ayunan, rumah hobbit, dan gardu pandang.
Coban Bidadari banyak dipilih sebagai destinasi wisata keluarga, karena selain foto kalian juga bisa membawa perbekalan ala piknik di sana. Apabila lupa membawa perbekalan, tenang saja, di sana juga ada deretan warung yang didirikan oleh warga sekitar. Nah, bagi Anda pecinta permainan ekstrem, tak ada salahnya mencoba wahana flying fox yang disediakan pihak pengelola.
Untuk lebih dekat dengan alam Coban Bidadari, Anda disarankan mencoba camping di sana. Pihak pengelola Coban Bidadari pun menyediakan sarana camping dengan tarif terjangkau. Anda dapat menyewa keperluan camping atau mempersiapkan sendiri peralatannya dari rumah. Berikut kisaran budget yang Anda perlukan selama berwisata di Coban Bidadari.
Harga Tiket Masuk Coban Bidadari
| Jenis Tiket | Tarif |
| Tiket Masuk per orang | Rp10.000 |
| Parkir Motor | Rp5.000 |
| Parkir Mobil | Rp7.000 |
| Flying Fox per orang | Rp5.000 |
| Tiket Camping per orang | Rp25.000 |
Perlu diingat, harga tiket masuk Coban Bidadari di atas kami rangkum dari berbagai sumber. Tarif tersebut tentu dapat mengalami perubahan sewaktu-waktu, tergantung kebijakan pihak pengelola. Anda dapat langsung datang ke lokasi sesuai jam operasionalnya. Coban Bidadari dibuka mulai pukul 09.00 – 18.00 WIB. Ada baiknya, tidak datang ke Coban Bidadari saat musim hujan.
Bagi Anda yang tak ingin camping, tetapi mencari akomodasi terdekat dari Coban Bidadari, berikut kami sajikan infonya.
Penginapan Dekat Coban Bidadari
| Nama Penginapan | Alamat | Tarif per malam |
| Villa Erlina | Jl. Bromo, Wonokitri, Tosari, Pasuruan | Rp87.000 |
| Tengger Indah Homestay | Jl. Raya Bromo, RT 02/RW 03, Sukapura, Probolinggo | Rp157.500 |
| Good Karma Guesthouse | Jl. Cemorolawang, Ngadisari, Sukapura | Rp165.300 |
| OYO1378 Tengger Indah Homestay | Jl. Raya Bromo, Cemorolawang, Ngadisari, Sukapura | Rp195.300 |
| pondok Tubing Homestay and River Tubing | Jl. Raya Gubugklakah, Poncokusumo, Kabupaten Malang | Rp244.200 |
Itu tadi deretan penginapan dekat Coban Bidadari, Kabupaten Malang yang dapat Anda pilih. Anda dapat memilih akomodasi sesuai kebutuhan dan fasilitas yang disediakan.
