Kampung Jepang merupakan salah satu bagian dari Kampung Wisata Ciangsana yang ada di Perumahan kota Wisata Cibubur selain Kampung Indonesia, Kampung amerika, dan Kampung China, dan awalnya dibangun sebagai fasilitas bagi penghuni Perumahan Kota Wisata Cibubur.[1] Namun, lama-kelamaan Kampung Wisata Ciangsana, terutama Kampung Jepang, tidak hanya dikunjungi penduduk sekitar, tetapi juga wisatawan dari luar kota karena punya harga tiket masuk yang terjangkau.
Lokasi dan Fasilitas Kampung Jepang Cibubur
Berada di Jl. Boulevard Kota Wisata Cibubur, Ciangsana, Kec. Gunung Putri, Bogor, Jawa Barat, Kampung Jepang menjadi salah satu destinasi liburan yang ekonomis dan mengasyikkan. Meskipun letaknya ada di perumahan, lahan Kampung Jepang cukup luas dan berdekatan dengan tempat wisata daerah sekitar, seperti Kampung China dan Kampung Amerika.
Seperti namanya, Kampung Jepang merupakan sebuah tempat wisata perkampungan dengan nuansa Jepang yang autentik. Berjalan di area Kampung Jepang, Anda akan merasakan sensasi liburan ke Negeri Sakura. Selain model rumah dan bangunan bergaya arsitektur Jepang kuno, berbagai ornamen dan dekorasi di area jalanan juga dibuat mirip seperti di Negeri Matahari Terbit.
Ciri khas Kampung Jepang adalah pohon sakura yang bermekaran dan berderet sepanjang jalan, mulai dari pintu masuk hingga pintu keluar. Di bagian bawah pohon sakura, terdapat area hijau dan ada yang difasilitasi dengan tempat duduk atau bangku taman untuk berfoto, istirahat, serta menikmati pemandangan bunga sakura yang mekar.
Untuk menambah suasana supaya terasa seperti di Jepang, terdapat lapak dan kios yang menyewakan baju tradisional khas Negeri Sakura atau biasa disebut dengan kimono. Anda bisa memilih jenis kimono untuk musim panas atau musim dingin. Selain tersedia untuk wanita, ada juga kimono pria yang biasanya berwarna gelap dan cenderung monoton. Baju kimono ini tidak hanya bisa untuk acara foto-foto, tetapi juga jalan-jalan santai di Kampung Jepang.

Nuansa Kampung Jepang terbilang unik dan diklaim memiliki konsep Jepang di musim panas, sehingga tak heran jika Anda akan menemukan banyak lapak penjual souvenir serta makanan khas Negeri Matahari Terbit. Beberapa turis biasanya akan membeli topeng kitsune dan cedera mata berupa pernak-pernik atau gelang sebagai oleh-oleh. Sementara itu, untuk jenis kuliner yang ditawarkan, ada takoyaki, ramen, udon, mochi, es krim, es serut, sate gurita, sate sosis, dan sushi.
Di bagian tengah Kampung Jepang, terdapat kolam renang atau pemandian umum dengan nuansa alam. Supaya lebih indah, bagian pinggir kolam dilengkapi dengan pepohonan dan tumbuhan bunga. Selain itu, ada gazebo kecil di pojok kolam sebagai tempat beristirahat atau makan setelah berenang.
Fasilitas lain yang cukup menarik adalah arena bermain anak. Di tempat ini, anak-anak bebas bermain dengan wahana permainan berupa jungkat-jungkit, ayunan, seluncuran, area lompat jauh, sarang burung, dan jaring laba-laba. Untuk Anda yang hanya ingin bersantai sambil menunggu buah hati bermain, bisa duduk di pinggir area bermain sambil melihat pohon sakura yang bermekaran.
Bagi Anda yang fotogenik, tidak usah khawatir mencari spot foto yang unik dan bagus, karena hampir seluruh sudut di Kampung Jepang bisa Anda jadikan sebagai tempat untuk berfoto. Anda bisa berfoto di bagian depan gerbang Kampung Jepang, di jalanan dengan sederet pohon sakura yang sedang mekar, atau di bagian depan rumah dan bangunan dengan nuansa Jepang.
Fasilitas umum lain yang disediakan pihak Kampung Wisata Ciangsana untuk kenyamanan pengunjung antara lain, toilet, tempat bersepeda, area jogging, mushola, dan gazebo di setiap sudut kampung sebagai tempat piknik atau beristirahat. Tak hanya itu, ada juga kursi payung untuk beristirahat jika gazebo sedang penuh dan ramai.

Harga Tiket Masuk Kampung Jepang
Menurut pelancong yang pernah singgah ke Kampung Jepang, turis tidak perlu membayar tiket masuknya alias gratis. Meskipun begitu, bagi mereka yang datang dari luar kota dan membawa kendaraan sendiri, wajib membayar biaya parkir mulai Rp5.000 per kendaraan. Harga tiket masuk dan tarif parkir Kampung Jepang tidak terikat dan bisa berubah sewaktu-waktu.
[1] Kandi, Defita Andina, Priyendiswara A. B, Liong Ju Tjung. 2019. Rencana Pengembangan Kampung Cina di Kota Wisata Cibubur untuk Meningkatkan Daya Tarik Pengunjung. Jurnal Studi Universitas Tarumanagara, Vol. 1(2): 2117-2130.






