Apakah Anda bosan dengan wisata pantai di Kabupaten Malang? Jika iya, Anda mungkin bisa melakukan alternatif wisata lain dengan berwisata sumber (spring). Di kabupaten yang berlokasi di selatan Jawa ini, banyak ditemui sumber air alami yang sedang hits di kalangan traveler, salah satunya adalah Sumber Maron.
Sumber Maron beralamat di Desa Karangsuko, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Malang, jawa timur. Satu hal yang unik dari tempat wisata ini adalah sebagian warga Malang menganggapnya masuk wilayah Kecamatan Gondanglegi.
Lokasi Sumber Maron bisa dijangkau dengan berkendara selama sekitar satu jam dari Kota Malang. Untuk mencapainya, Anda bisa memilih menggunakan kendaraan pribadi atau angkutan umum. Jika angkutan umum menjadi pilihan Anda, dari Kota Malang, Anda bisa menumpang angkot berkode AG, LG, GL, atau GA menuju Terminal Hamid Rusdi (Gadang). Setelah itu, dilanjutkan dengan menggunakan angkot menuju Gondanglegi, kemudian diteruskan dengan naik ojek sekitar 10 menit ke Sumber Maron.

Sementara, apabila menggunakan kendaraan pribadi, dari Kota Malang, Anda bisa mengarahkan kendaraan menuju Kecamatan Gondanglegi, dilanjutkan dengan perjalanan sekitar 10 menit menuju Desa Karangsuko sampai menemukan SDN 2 Karangsuko. Dari SD tersebut, lanjutkan perjalanan sekitar 100 meter sampai bertemu perempatan, kemudian belok kanan. Selanjutnya, ikuti saja papan penunjuk arah sampai di Sumber Maron.
Sesampainya di Sumber Maron, Anda akan disuguhi pemandangan yang indah, perpaduan antara air sumber yang bening dan hamparan sawah hijau nan luas. Keindahan tersebut semakin sempurna dengan kebersihan lingkungan sekitar yang selalu terjaga.
Sumber Maron sendiri terdiri dari dua bagian, yakni kolam sumber dan sungai yang dilengkapi air terjun mini. Di kolam sumber, Anda bisa menikmati keindahan warna air kolam yang jernih seperti kaca dan pemandangan sawah hijau di sekitarnya. Di kolam ini, Anda bisa berenang atau menyewa ban untuk bersantai menikmati segarnya air Sumber Maron. Ketika berenang, wisatawan akan ditemani ikan dengan ukuran cukup besar yang sengaja dijaga keberadaannya oleh warga setempat.
Setelah puas berenang di kolam sumber, Anda harus menikmati atraksi utama Sumber Maron, yakni bermain tubing. Sekadar informasi, tubing adalah kegiatan menyusuri sungai menggunakan ban. Kegiatan ini sangat menyenangkan, tak berbeda jauh dengan bermain rafting. Bedanya, saat tubing, Anda tak perlu mendayung dan hanya perlu bersantai di atas ban serta membiarkan arus sungai membawa Anda. Jika Anda tak bisa berenang, jangan khawatir karena sungai ini tidak terlalu dalam. Akan tetapi, wisatawan perlu tetap berhati-hati demi keselamatan bersama.

Jika berminat untuk bermain tubing, Anda tak perlu repot-repot membawa ban dari rumah, karena di sekitar Sumber Maron sudah banyak tempat penyewaan ban. Tarif untuk menyewa ban sangat terjangkau, cukup membayar Rp5.000 hingga Rp10.000, Anda bisa bermain sepuasnya.
Setelah lelah bermain tubing, wisatawan bisa bersantai dengan duduk di sekitaran air terjun. Ketika beristirahat di air terjun, hadapkan punggung Anda ke aliran air, maka Anda akan merasakan sensasi dipijat yang tak kalah nikmatnya dibandingkan dengan spa.
Tarif dan Fasilitas Sumber Maron

Sumber Maron termasuk tempat wisata dengan tarif merakyat. Untuk menikmati keseruannya, Anda hanya dikenakan tarif sebesar Rp3.000. Apabila berkunjung menggunakan sepeda motor, tarif parkirnya sebesar Rp3.000, sedangkan untuk mobil Rp5.000. Biaya tersebut bisa berubah saat libur panjang atau weekend.
Fasilitas di Sumber Maron terbilang sudah cukup lengkap. Di tempat ini, sudah tersedia musala, toilet umum, dan warung-warung penjual makanan dengan harga yang cukup terjangkau. Yang unik dari warung-warung tersebut adalah menyediakan panganan khas Sumber Maron, yakni sempol. Sempol adalah panganan yang terbuat dari campuran tepung dan sedikit daging ayam yang sudah digiling, kemudian digoreng dengan baluran telur.
Sumber Maron juga merupakan tempat wisata yang ramah lingkungan. Seluruh fasilitas yang ada di Sumber Maron mendapatkan energi dari PLTMH (pembangkit listrik tenaga micro-hidro) yang dibangun dengan swadaya masyarakat. Selain mengaliri listrik untuk kebutuhan wisata, PLTMH ini juga digunakan untuk memasok listrik ke rumah warga.
Tips Wisata di Sumber Maron

Jika ingin berlibur ke Sumber Maron, sebaiknya Anda datang saat musim penghujan. Pasalnya, saat musim hujan, air sungai di di tempat wisata tersebut cukup deras, sehingga tubing Anda menjadi lebih seru.
Nah, saat bersenang-senang, bukan berarti Anda harus mengabaikan peraturan keselamatan. Saat berada di Sumber Maron dan membawa anak-anak di bawah usia 10 tahun, sebaiknya Anda melakukan tubing secara tandem. Selain itu, Anda tidak boleh meninggalkan anak terlalu jauh saat berada di air terjun. Karena, meski tidak terlalu dalam, arus di sekitar air terjun cukup deras. Terakhir, saat berenang di kolam sumber, Anda tidak boleh berenang terlalu dekat dengan PLTMH.






