Cilegon merupakan sebuah kota yang terletak di ujung barat Pulau Jawa, tepat di tepi Selat Sunda. Kota Cilegon dikenal sebagai kota industri sekaligus kota baja karena kota ini merupakan penghasil baja terbesar di Asia Tenggara dengan menghasilkan sekitar 6 juta ton baja tiap tahun di kawasan industri Krakatau Steel.

Selain pabrik baja Krakatau Steel, di Cilegon juga banyak ditemui berbagai macam objek vital negara, seperti Pelabuhan Merak, Pelabuhan Cigading Habeam Centre, PLTU Suralaya, PLTU Krakatau Daya Listrik, dan Krakatau Tirta Industri Water Treatment Plant. Di kota ini juga sedang direncanakan pembangunan Jembatan Selat Sunda dan kawasan industri berikat Selat Sunda.
Meski lebih tersohor sebagai kota industri, Cilegon juga memiliki beberapa objek wisata menarik yang sayang untuk dilewatkan. Objek wisata menarik di kota ini antara lain Gunung batu Lawang dengan hamparan pegunungan granit, Gunung Batur yang merupakan tujuan agrowisata, Krakatau Country Club, Pulau Merak Besar dan Pulau Merak Kecil, serta tentu saja pantai Anyer.
Karena terletak di tempat strategis, yaitu menghubungkan Pulau Jawa dengan Pulau sumatera, memiliki banyak industri, dan menyimpan objek wisata menarik, Cilegon pun ramai dikunjungi wisatawan, entah untuk urusan pekerjaan, bisnis, rekreasi, maupun hanya transit. Hal itu kemudian berimbas dengan tumbuhnya penginapan di kota ini, mulai yang bertarif murah hingga bertarif selangit.
Penginapan di Cilegon sendiri memang lebih banyak berupa hotel. Sangat sulit menemukan penginapan model losmen di kota ini. Meski begitu, bukan berarti tidak ada penginapan murah di kawasan ini, salah satunya Losmen Rose.
Losmen Rose merupakan penginapan kelas melati yang terletak di kawasan Waringin Kurung, Cilegon. Waringin Kurung sendiri merupakan salah satu daerah strategis di Cilegon berupa deretan pegunungan dan terkenal dengan objek agrowisata, salah satunya kebun buah naga Waras Farm.
Kembali ke Losmen Rose, sebagai penginapan kelas melati, penginapan ini pun hanya dilengkapi dengan fasilitas yang standar, mulai tempat tidur dan kamar mandi dalam, dengan tarif di bawah Rp100 ribuan per malam. Selain penginapan, pengelola Losmen Rose juga menyediakan fasilitas karaoke di tempat ini dan juga tenaga kerja yang sebagian adalah tenaga kerja asing.






