Anda mungkin belum terlalu familiar dengan Pulau Pari. Ini adalah salah satu pulau yang berada di Kepulauan Seribu yang punya pasir putih yang indah dan suasana yang tenang. Akses menuju pulau tersebut juga relatif mudah karena tersedia kapal penyeberangan yang akan mengantarkan Anda ke sana, dengan jadwal pemberangkatan setiap hari dan harga tiket relatif terjangkau.
Pesona Pulau Pari
Sebelum membahas mengenai jadwal kapal, tidak ada salahnya jika kita sedikit mengulik mengenai pesona Pulau Pari. Ini adalah salah satu kelurahan di kecamatan Kepulauan Seribu Selatan, Kabupaten Kepulauan Seribu, Jakarta. Pulau ini terletak di tengah gugusan pulau yang berderet dari selatan ke utara perairan Jakarta. Dengan pantainya yang berpasir putih dan berair bening kehijauan, Pulau Pari menjadi salah satu objek wisata andalan di Kepulauan Seribu.
Pulau Pari sendiri adalah pulau yang indah dan eksotis, karena memiliki Pantai Pasir Perawan yang memukau untuk Anda kunjungi. Pantai Pasir Perawan ini punya air yang jernih dan gradasi hijau-biru yang sangat menawan. Selain itu, ada Dermaga bukit Matahari, yang biasanya dijadikan tempat untuk hunting foto sempurna pada saat sunrise.
Ada banyak hal yang bisa Anda lakukan ketika berlibur ke Pulau Pari, antara lain snorkeling, diving, berenang di pinggir pantai, atau berfoto-foto ria dengan pemandangan laut yang biru dan jernih. Namun bagi Anda yang snorkeling atau diving di Pulau Pari, perlu berhati-hati, sebab sesuai dengan namanya, Pulau Pari merupakan habitat asli dari ikan pari yang ada di Indonesia.

Penginapan di Pulau Pari
Untuk sarana menginap, di Pulau Pari sudah tersedia banyak tempat untuk bermalam. Namun, akomodasi di tempat ini bukan hotel, melainkan kebanyakan homestay yang tidak lain merupakan rumah penduduk setempat yang disulap menjadi penginapan. Meski demikian, fasilitas yang disediakan bisa dibilang cukup memadai, seperti TV, AC, ranjang, hingga lemari es dan dispenser.
Umumnya berkapasitas enam hingga 10 orang, homestay-homestay tersebut mematok tarif menginap mulai Rp400 ribu hingga Rp800 ribuan per malam tahun 2022, masih sama seperti tahun 2021. Beberapa nama yang dapat Anda jadikan referensi bermalam antara lain Guerilla Dive Homestay Pulau Pari, Anggah Homestay, Fungia Homestay, Homestay AMRI, Pari Solata Seaview, The Blues Homestay, Penginapan Mutiara Laut, Pesona Homestay, Homestay Aditya, hingga Homestay Pak Beno.
Kapal ke Pulau Pari
Nah, apabila Anda berminat untuk liburan ke Pulau Pari, Anda bisa menumpang kapal menuju ke sana. Biasanya, kapal menuju Pulau Pari bertolak dari Pelabuhan Muara Angke (Muara Angke Port) yang terletak di Jalan Dermaga Ujung, Jakarta Utara. Untuk menuju pelabuhan ini, Anda dapat menggunakan transportasi publik, seperti bus KRL lalu turun di Stasiun Jakarta Kota, kemudian naik bus TransJakarta rute Muara Angke. Selain itu, Anda pun bisa memanfaatkan jasa ojek online.
Setidaknya, ada dua tipe kapal yang disediakan untuk melayani rute Muara Angke menuju Pulau Pari, yakni kapal kayu dan kapal milik Dinas Perhubungan. Jika Anda ingin perjalanan lebih aman dan nyaman, memang sangat disarankan untuk menumpang kapal milik Dinas Perhubungan karena menggunakan jenis kapal fiber dan memang dirancang khusus untuk penyeberangan antar-pulau. Bahkan, fasilitas kapal inipun relatif lengkap, disesuaikan dengan jumlah seat atau bangku penumpang.
Berdasarkan SK Kepala Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta No. 63 tahun 2019, saat ini setidaknya ada tiga lintasan utama angkutan perairan Provinsi DKI Jakarta yang melayani rute Kepulauan Seribu.

Lintasan Angkutan Perairan Kepulauan Seribu
- Lintasan Utama Jalur 1, yakni Kaliadem Muara Angke – Pulau Untung Jawa – Pulau Lancang – Pulau Tidung (PP).
- Lintasan Utama Jalur 2, yakni Kaliadem Muara Angke – Pulau Untung Jawa – Pulau Pari – Pulau Pramuka (PP).
- Lintasan Utama Jalur 3, yakni Kaliadem Muara Angke -Pulau Kelapa – Pulau Sabira (PP).
Dari info di atas, dapat diketahui jika Anda hendak menuju ke Pulau Pari, maka Anda harus menggunakan jalur kapal kedua, yakni Jalur Muara Angke – Pulau Untung Jawa – Pulau Pari – Pulau Pramuka. Jadi, jangan sampai salah naik kapal karena masing-masing kapal memiliki rute dan jalur berbeda-beda.
Jadwal Kapal ke Pulau Pari
| Jenis Kapal | Jadwal Keberangkatan |
| Kapal Kayu dari Pelabuhan Kali Adem | Hari Senin – Jumat: Pukul 07.00 WIB |
| Hari Sabtu: Pukul 07.00 – 07.30 WIB | |
| Kapal Dinas Perhubungan | Sesi Pertama : 09.00 WIB (setiap hari) |
| Sesi Kedua : 10.00 WIB (setiap hari) |
Jadwal kapal ke Pulau Pari di atas bisa berubah sewaktu-waktu. Pada tahun 2021, untuk jenis kapal kayu atau tradisional beroperasi setiap hari, tetapi pada tahun 2022 hanya beroperasi pada hari Senin hingga Sabtu.
Bagi Anda yang ingin membeli tiket resmi kapal milik Dinas Perhubungan, Anda hanya tinggal datang ke Pelabuhan Kaliadem di Muara Angke dan mengantre di loket yang sudah ada. Jadwal loket khusus kapal Dinas Perhubungan akan mulai dibuka pukul 08.00 pagi. Meski mulai dibuka pukul 08.00, namun Anda harus antre, sehingga disarankan datang ke pelabuhan lebih awal karena banyak sekali orang atau wisatawan yang akan menyeberang.

Harga Tiket Kapal ke Pulau Pari
| Rute | Harga Tiket Kapal |
| Muara Angke – Pulau Untung Jawa – Pulau Pari – Pulau Pramuka – Pulau Tidung | Rp44.000 per orang |
| Muara Angke – Pulau Lancang – Pulau Payung – Pulau Tidung | Rp54.000 per orang |
| Muara Angke – Pulau Kelapa – Pulau Sabira | Rp74.000 per orang |
Keterangan:
- Harga tiket kapal tersebut sudah termasuk tarif peron sebesar Rp2 ribu dan asuransi sebesar Rp2 ribu per orang.
- Biaya tiket kapal ke Pulau Pari tahun 2022 di atas masih sama seperti tahun 2021.
Paket ke Pulau Pari
Apabila Anda tidak ingin susah-susah mengurus perjalanan, Anda bisa memilih mengikuti tur wisata ke Pulau Pari. Harga paket bervariasi, tahun 2022 dipatok mulai Rp300 ribu hingga Rp600 ribu per paket.
Sebagai perbandingan, tahun 2021, paket wisata ke Pulau Pari dipatok Rp330 ribuan untuk peserta minimal 20 orang, Rp350 ribuan untuk peserta minimal 10 orang, Rp370 ribuan untuk peserta minimal 9 orang, Rp390 ribuan untuk peserta minimal 8 orang, hingga Rp560 ribuan untuk peserta minimal 4 orang. Harga tersebut sudah termasuk tiket kapal PP, asuransi, welcome drink, penginapan, makan 3 kali, barbeque, guide, serta dokumentasi.
[Update: Almas]






