Selama ini sebagian besar masyarakat Indonesia termasuk Anda mungkin hanya mengenal bandara Internasional Ahmad Yani dan Bandara Internasional Adi Sumarmo saja yang berlokasi di Provinsi Jawa Tengah. Padahal, masih ada empat bandara lainnya di Jawa Tengah. Apa saja itu? Simak info lengkapnya berikut.
Bandara di semarang
Seperti diketahui, jika Anda berlibur ke Kota Semarang naik pesawat, Anda biasanya akan didaratkan di Bandara Ahmad Yani. Ya, bandar udara berkode SRG ini berlokasi di Kota Semarang, lebih tepatnya di daerah Tambakharjo, Semarang Barat, Jawa Tengah. Bandara Ahmad Yani melayani rute penerbangan domestik ke berbagai kota di Indonesia serta penerbangan luar negeri ke sejumlah destinasi seperti Kuala Lumpur (malaysia) dan singapura.
Bandara di Solo
Nah, lain lagi ceritanya jika Anda ingin liburan ke Solo. Solo memiliki bandar udara yang dinamakan Bandara Internasional Adi Sumarmo. Bandara dengan kode SOC ini beralamat di Jl. Bandara Adi Sumarmo, Ngemplak, Surakarta, Jawa Tengah. Seperti halnya Bandara Ahmad Yani, Bandara Adi Sumarmo tak hanya melayani penerbangan rute-rute domestik saja, tetapi juga melayani penerbangan rute-rute internasional ke berbagai negara seperti Singapura dan Malaysia (Kuala Lumpur).
Bandara di jepara
Bandara lain di Jawa Tengah yang mungkin belum pernah Anda ketahui adalah Bandara Dewadaru, Bandara Ngloram, Bandara Tunggul Wulung, dan Bandara Wirasaba. Bandara Dewadaru terletak di kepulauan Karimunjawa, tepatnya di Pulau Kemujan, Kecamatan Karimunjawa, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah. Bandara Dewadaru merupakan bandara yang melayani rute Karimunjawa-Semarang PP dari Bandara Ahmad Yani.
Bandara di Cepu
Kemudian, ada Bandara Ngloram yang berlokasi di Cepu, blora, Jawa Tengah dan telah dibangun sejak tahun 1980 silam. Sayangnya bandara sipil ini hanya beroperasi hingga tahun 1984 dan Pemkab Blora tengah melakukan proses pengambilalihan pengaktifan Bandara Ngloram yang saat ini menjadi aset Kementerian ESDM.
Bandara di Cilacap dan Purbalingga
Selanjutnya yang perlu diketahui adalah Bandara Tunggul Wulung yang berlokasi di sebelah barat Kota Cilacap, tepatnya di kawasan Jeruk Legi. Bandara kelas III yang dikelola UPT Ditjen Hubud ini melayani berbagai rute penerbangan domestik tujuan Jakarta, denpasar, Semarang, Surabaya, dan Batam. Sementara, Bandara Wirasaba adalah pangkalan udara militer milik TNI AU Wirasaba di Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah. Namun kini, telah resmi berganti nama menjadi Pangkalan Udara TNI AU Jenderal Besar Soedirman.
Bandara Jenderal Sudirman yang sebelumnya merupakan milik TNI AU telah dikembangkan menjadi bandara komersial. PT Angkasa Pura (AP) setidaknya menggelontorkan dana Rp350 miliar untuk pembangunan tahap pertama yang dilakukan pada 18 Desember 2017 lalu dan akan beroperasi mulai tahun 2020.
Pada tahap awal, Bandara Jenderal Sudirman ditargetkan mempunyai panjang landasan 1.600 meter dengan lebar 30 meter. Kelak, landasan pacu atau runway bandara tersebut akan dikembangkan menjadi sepanjang 2.000 hingga 2.400 meter dan memiliki terminal seluas 3.000 meter persegi.
[Update: Almasshabur]
