Jika Anda ingin merasakan perpaduan suasana wisata alam yang asri namun modern, berkunjunglah ke Air Terjun Bidadari atau yang disebut warga sekitar ‘Curug Bidadari’ di kawasan Sentul Paradise Park Bogor, jawa barat. Air terjun ini berada di wilayah Desa Bojongkoneng, Kecamatan Babakan Madang, Bogor. Warga setempat pun seringkali menyebut air terjun setinggi 40 meter ini dengan sebutan ‘Curug Bojong Koneng’.
Meskipun didesain modern, namun suasana hijau nan sejuk dari kawasan hutan lindung sekitar air terjun tersaji dengan indah. Di bawah air terjun tersebut terdapat kolam penampungan yang sengaja dibuat mirip dengan kolam renang. Anda juga dapat menikmati keseruan bermain pasir putih di pinggiran kolam yang didatangkan langsung dari pulau Bangka.
Keeksotisan Curug Bidadari makin terpancar oleh penampakan batu raksasa yang terdapat di tengah kolam. Tak hanya kolam utama seluas 6.400 m2 ini, Anda juga bisa menikmati kolam lain yang tersedia, yakni kolam arus (Wave Pool) untuk orang dewasa dan Lazy Pool untuk anak-anak. Tersedia juga beberapa sarana rekreasi semacam perahu tangan dan flying fox yang dapat Anda coba bersama keluarga.
wahana Wisata Air Terjun ‘Curug Bidadari’ buka setiap hari mulai pukul 07.30 pagi hingga 17.00 sore. Untuk bisa masuk ke area Curug Bidadari, Anda diharuskan membayar tiket yang tarifnya cukup terjangkau. Di hari Senin hingga Jumat harga tiket masuk dipatok Rp 25.000 per orang, sedangkan di hari Sabtu-Minggu harga tiketnya berubah menjadi Rp 30.000 per orang. Harga tiket ini berbeda lagi manakala hari libur sekolah dan lebaran, tarifnya bisa mencapai Rp 40.000 hingga Rp 50.000 per orang. Harga tiket ini berlaku untuk semua pengunjung berusia di atas 2 tahun.
Pada mulanya, lokasi air terjun ini memiliki akses yang cukup sulit karena letaknya yang tersembunyi di balik bukit. Untuk bisa sampai ke lokasi air terjun, pengunjung harus berjalan kaki sejauh 2 kilometer. Untuk membuka akses jalan, bukit tersebut akhirnya digali dan dirubah menjadi kolam penampungan. batu besar yang ditinggalkan di tengah kolam tersebut merupakan batu asli dari dalam bukit yang digali.
Menurut cerita yang beredar, diantara bebatuan raksasa tersebut terdapat celah yang konon merupakan tempat persembunyian Jaka Tarub saat mengintip para bidadari dari kahyangan yang sedang mandi di air terjun tersebut. Itulah mengapa air terjun tersebut diberi nama ‘Curug Bidadari’.






